Sudahkah Anda mengetahui berapa takaran obat kolam renang untuk memastikan kondisi air tetap jernih dan bersih? Menentukan dosis chemical yang tepat itu sangat penting untuk mencegah efek samping yang tidak terduga.
Karena, jika kadar obat kolam renang terlalu banyak atau sedikit bisa membuat air kurang jernih, bahkan cenderung bermasalah.
Sebagai contoh kelebihan kaporit atau klorin bisa membuat kolam renang rentan menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan risiko gangguan pernapasan untuk jangka panjang.
Oleh karena itu, di sini Karya Utama Group akan membagikan salah satu tips penting untuk para pemilik kolam renang. Anda akan segera mengetahui estimasi takaran obat kolam renang yang sesuai dengan kebutuhan.
Daftar Isi
Berapa Takaran Obat Kolam Renang yang Aman dan Pas?
Untuk menjawab pertanyaan ini, maka kita perlu memahami dulu kondisi seperti apa yang terjadi pada air kolam tersebut saat ini.
Maksudnya, apakah air kolam sudah menunjukkan perubahan warna menjadi hijau atau masih terlihat jernih dan tidak terlalu kotor.

Karena bagian utama sebelum mengetahui berapa kg takaran chemical adalah melihat secara langsung kondisi kolam renang tersebut sebelum memulai maintenance.
Untuk mempermudah, kami akan berikan contoh kasus pemberian obat kolam renang pada kondisi tertentu seperti air yang berbusa, berkabut, dan sampai yang cukup parah yaitu air berubah menjadi hijau.
Baca juga: Apa Itu Obat Kolam Renang dan Fungsinya?
1. Takaran Chemical Kolam Renang Berbusa
Jika Anda pernah mengalami kolam renang mengeluarkan busa dalam jumlah yang banyak. Seperti ada yang baru saja mencuci di tempat tersebut, maka jangan terburu-buru menambahkan zat kimia ke dalam air.
Umumnya kondisi air yang berbusa disebabkan karena Anda mungkin terlalu banyak menambahkan terusi. Semestinya kita perlu mengecualikan chemical tersebut untuk sementara waktu.
Ada dua jenis obat kolam renang utama yang dibutuhkan untuk mengatasi air yang berbusa. Pertama adalah kaporit granular dan yang satunya HCL.
Takaran obat kolam renang yang direkomendasikan untuk masalah ini yaitu Asam Klorida (HCL) 1 liter untuk 25 m3 air. Sementara itu, untuk Kaporit Granular 0,5 kg untuk air 25 m3 air.
2. Dosis untuk Kolam Renang Berkabut, Tidak Jernih
Selain itu, kondisi kedua adalah air kolam renang yang terlihat penuh kabut. Kondisi ini sedikit lebih serius daripada yang pertama, karena bagian yang dipenuhi kabut cenderung menyeluruh tidak hanya sebagian saja.
Penyebab umum pada kolam renang berkabut (cloudy pool) adalah bahan kimia tidak seimbang, pertumbuhan alga, kelebihan kalsium, dan lain sebagainya.
Dibutuhkan waktu beberapa hari untuk mengembalikan air kolam renang agar jernih seperti semula. Ini bergantung pada tingkat keparahannya.
Adapun takaran bahan kimia untuk mengatasi kolam renang berkabut yaitu kaporit granular 0,5 kg untuk air 25 m3 dan asam klorida HCL 1 liter untuk setiap 25 m3 air.
3. Takaran Obat Kolam Renang Air Berwarna Hijau
Kasus ketiga ini lebih parah dan terkadang membutuhkan bantuan spesialis kolam renang profesional untuk mengatasinya. Air kolam renang benar-benar berubah warna menjadi hijau yang sangat keruh. Tanpa menggunakan bahan kimia yang tepat rasanya sulit sekali untuk mengembalikan kejernihannya seperti semula.
Namun, tentunya sulit bukan berarti mustahil. Apabila Anda mengalami kondisi seperti ini maka bisa dicoba menggunakan takaran obat kolam renang berikut untuk mencoba mengatasinya:
- Kaporit bubuk: 1 kg untuk 25 m3 air
- Soda ash: 2 kg untuk 25 m3 air
- Terusi: 0,25 kg untuk 25 m3 air
- PAC: 1 kg untuk 25 m3 air
Setelah memberikan chemical, langkah berikutnya adalah melakukan vacuum. Apabila hasil pengendapan masih kurang maksimal maka Anda perlu menyiapkan HCL 1 liter untuk 25 m3 air sebagai langkah terakhir.
Catatan: Takaran obat kolam renang pad kondisi-kondisi di atas bisa berbeda-beda, tergantung kondisi airnya
Bagaimana Jika Air Kolam Renang Tidak Berkabut, Berbusa, atau Berubah Warna?
Apabila kolam renang Anda tidak mengalami salah satu masalah di atas, maka takaran chemical yang diberikan adalah standar untuk maintenance umum. Biasanya dilakukan minimal seminggu sekali.
Tahapan sederhana dan estimasi takaran standarnya sebagai berikut:
- Mengecek pada pH dan kadar klorin di dalam kolam renang
- Kemudian, tambahkan kaporit jika kadar klorinnya rendah (ideal 1-3 ppm). Takaran untuk kaporit yaitu sekitar 1 kg untuk 50 m3 air
- Lalu, tambahkan soda ash jika kadar pH ternyata rendah. Rekomendasi takaran 3 kg untuk 50 m3 air
- Tambahkan PAC dengan dosis 4 kg untuk 50 m³ air untuk mengikat kotoran di dalam air kolam
- Berikan terusi 0,25 kg untuk 25 m3 air sebagai pembasmi alga
- Tuang HCL 1 liter sesuai dengan kondisi air kolam renang
Selesai, itu dia penjelasan mengenai takaran obat kolam renang tergantung pada kondisi air kolam. Jika Anda tidak ingin repot memikirkan berapa dosis yang tepat, maka bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang dari Karya Utama Group.
Alternatifnya, minimal lakukan konsultasi dengan spesialis kolam renang sebelum menuangkan chemical agar tidak terjadi masalah.

