Sudahkah Anda memahami apa itu tahap pembesian kolam renang? Proses pembangunan kolam renang memang terdiri dari berbagai tahapan yang cukup panjang, salah satu bagian terpenting yang tidak boleh terlewat adalah pembesian.
Pembesian adalah instalasi atau pemasangan rangka besi pada konstruksi kolam renang. Biasanya proses ini di lakukan setelah pemasangan beton lantai kerja dan pasang bata kolam renang.
Besi di potong menyesuaikan dengan kebutuhan, kemudahan di rakit membentuk pola tertentu sebagai bagian yang nantinya di tuangkan cor beton.
Adapun untuk tujuannya yaitu memperkuat struktur konstruksi kolam renang agar tidak mudah retak dan rusak.
Daftar Isi
Pemilihan Jenis Besi untuk Pembesian Kolam Renang
Dalam prosesnya, memilih besi untuk pembuatan kolam renang juga tidak bisa asal pilih. Ada tahap pengujiannya untuk membuktikan bahwa kualitas besi sudah sesuai dengan standar konstruksi.

Pada umumnya, besi yang di gunakan ukuran 8-16 mm. Adapun untuk jenisnya di bagi menjadi dua yaitu besi polos dan ulir berikut ini penjelasan masing-masingnya:
Besi Polos
Besi polos adalah salah satu material penting dalam dunia konstruksi, khususnya dalam pekerjaan pembesian. Material ini umumnya berfungsi untuk menyalurkan tegangan tarik pada balok dan pelat beton bertulang (RCC).
Dengan diameter yang bervariasi antara 6 hingga 50 mm, besi polos memiliki permukaan yang halus dan bebas dari tonjolan. Keunggulan utama dari besi polos adalah kemudahan dalam pemotongan dan pembengkokan.
Karena proses produksinya dalam ukuran panjang, proses ini dapat di lakukan dengan cepat dan tanpa risiko kerusakan pada material. Dalam konteks konstruksi kolam renang, penggunaan besi polos sangat memudahkan teknisi atau tukang dalam melakukan pekerjaan pembesian, sehingga mempercepat keseluruhan proses konstruksi.
Namun, penting untuk Anda ketahui bahwa meskipun besi polos mudah di gunakan, kekuatannya dalam menahan beban beton tidak sebanding dengan besi ulir. Meskipun demikian, kelebihan dari besi polos adalah ia tidak menyebabkan kerusakan pada beton, sehingga tetap menjadi pilihan yang baik untuk aplikasi tertentu.
Besi Ulir
Dalam istilah teknik sipil, besi ulir sering biasa juga kita sebut sebagai deformed rebar. Istilah “deformed” merujuk pada tonjolan atau lekukan yang ada pada permukaan besi ini. Desain ini bukan hanya estetik, tetapi juga fungsional.
Lekukan pada besi ulir memungkinkan beton untuk “menggenggam” tulangan dengan lebih baik, sehingga mengurangi kemungkinan tulangan tergelincir setelah pemasangan.
Besi ulir memiliki pola yang unik yang memudahkan pengunciannya satu sama lain ketika di pasang berdampingan dalam struktur beton.

Meskipun harga besi ulir lebih tinggi di bandingkan dengan besi polos, keunggulannya dalam mencegah slip dan kemampuannya untuk menangani tekanan tinggi menjadikannya pilihan utama dalam proyek komersial dan industri berskala besar.
Dalam konstruksi kolam renang, besi ulir bisa menjadi pilihan jangka panjang yang lebih baik karena daya tahannya. Namun, perlu di ingat bahwa pemasangan besi ulir bisa memakan waktu lebih lama karena kesulitan dalam proses pembengkokan, sehingga membutuhkan keahlian dan peralatan khusus.
Proses Pembesian Kolam Renang
Setelah memastikan bahwa jenis besi yang di gunakan sudah benar, ada beberapa langkah berikutnya yang perlu di lakukan oleh kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan pembesian.
Pemotongan
Langkah pertama, adalah memotong besi dengan menggunakan alat khusus seperti gunting besi atau mesin tertentu. Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, ukuran besi menyesuaikan dengan kebutuhan.
Pembengkokan Besi
Kemudian, besi yang sudah terpotong mungkin perlu di bengkokan supaya nantinya lebih mudah saat pemasangan.
Menganyam atau Merakit Besi
Terakhir, adalah memasang, menganyam besi pada area sebelumnya. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran, memastikan bahwa instalasi besi sudah aman. Mandor biasanya akan melakukan pengecekan ulang sebelum konstruksi kolam renang di cor.
Baca juga: Kontraktor Kolam Renang Nias, Sumatera Profesional
Tips Penting untuk Memastikan Pembesian Berkualitas
Ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui untuk meningkatkan kualitas pembesian kolam renang. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda cek:
- Gunakan material besi yang teruji SNI (Standar Nasional Indonesia) ini membuktikan secara valid bahwa mutu material bagus
- Buatlah pembesian dua lapis, umumnya tukang sudah tahu tips ini agar sistem konstruksi lebih kokoh maka minimal ada dua lapis rangka besi dengan jarak 15 – 20 cm tebal beton sekuang-kurangnya 15 cm.
- Pemasangan tulangan kolam renang secara zigzag antara lapisan bawah dan lapisan atas. Pastikan juga bahwa pada sudut bagian bawah dinding tidak terdapat sambungan.
Itu dia penjelasan mengenai pembesian kolam renang, semoga bermanfaat. Karya Utama Group sebagai kontraktor kolam renang selalu memastikan bahwa kualitas instalasi besi sudah cek berulang, sesuai standar, menjaga konstruksi tetap kokoh dan tahan kebocoran.
Kami bahkan memberikan garansi konstruksi 7 tahun untuk Anda, hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seputar biaya pembuatan kolam renang dan jasa profesional.

